![]() |
| Almarhum (Waliyullah) Aceh, Abu Ibrahim Woyla |
Showing posts with label Abu. Show all posts
Showing posts with label Abu. Show all posts
Tuesday, June 11, 2013
abu ibrahim wayla
Abu Krueng Kalee
“Abu Krueng Kalee nyaris membuat Aceh menjadi sebuah negara yang
berdiri sendiri. Namun semuanya buyar setelah usulan itu tak diterima Daud
Beureueh yang pada akhirnya ia sendiri tertipu janji palsu Soekarno...”
Sapaan akrab Abu Krueng Kalee jika bertandang ke Gampong Siem,
Aceh Besar, mungkin tak asing lagi bagi masyarakat di sana. Tgk H Muhammad
Hasan Krueng Kalee itulah nama aslinya yang kini telah bersemat megah di sebuah
pondok pesantren: Darul Ihsan Tgk Hasan Krueng Kalee. Pesantren itu juga
dikenal dengan sebutan “Dayah Manyang”.
abu awe getah
Rumoh Tgk. Chik Di Awe
Geutah, Peusangan Siblah Krueng.
Di Desa Awe Geutah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, ada rumah adat asli Aceh yang masih berdiri kokoh walau usianya sudah ratusan tahun lamanya. Namun, dibalik itu banyak yang tidak mengetahui riwayat tentang pendirinya, Teungku Chik Awe Geutah, seorang ulama yang sangat berperan dalam mengembangkan agama Islam di Aceh.
Monday, June 10, 2013
Abu Ahmad Perti
Tgk H. Muhammad Zamzamy, yang lebih dikenal dengan nama Tgk
Ahmad Perti atau Tgk Ahmad Mamplam Golek atau Abu Lam-Ateuk lahir di Kutabaro
Aceh besar dari keluarga yang terkenal ta’at beragama. Setelah belajar agama di
tanah kelahiran beliau, Tgk H. Muhammad Zamzamy melanjutkan pendidikan di
sebuah dayah di Kecamatan Sawang Aceh Selatan di bawah bimbingan Tgk Ishaq (Tgk
Jeunib). Tidak lama di sini, beliau melanjutkan pendidikannya di Dayah
Darussalam Labuhan Haji yang masih satu kabupaten dengan dayah tempat belajar
beliau sebelumnya. Dayah Darussalam pada` ketika itu masih di bawah pimpinan
Ulama terkenal di Aceh, Abuya Syekh Muda Waly.
Subscribe to:
Posts (Atom)



